PERAN SHALAT DHUHA SEBAGAI MEKANISME PENGENDALIAN EMOSI PADA MAHASISWA
DOI:
https://doi.org/10.53888/muhafadzah.v6i2.960Kata Kunci:
Dhuha prayer, emotion, college studentAbstrak
Mahasiswa sering kali menghadapi tekanan akademik tinggi yang memicu emosi negatif dan kecemasan, sehingga diperlukan strategi pengendalian emosi yang efektif, salah satunya melalui pendekatan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan shalat dhuha sebagai mekanisme pengendalian emosi pada mahasiswa dengan menggunakan metode kualitatif desain fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tiga mahasiswa yang rutin melaksanakan shalat dhuha melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa shalat dhuha berfungsi sebagai antecedent-focused emotion regulation strategy melalui proses penilaian kembali secara kognitif (reappraisal) dan mekanisme displacement (pengalihan energi negatif ke aktivitas positif). Secara signifikan, subjek penelitian mengalami perubahan perilaku dari prokrastinasi menjadi produktif, mengubah rasa insecure menjadi kepercayaan diri, serta mengubah beban tuntutan orang tua menjadi motivasi tawakal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa shalat dhuha efektif sebagai media regulasi emosi yang mampu memberikan efek relaksasi, menyegarkan pikiran, dan menenangkan hati mahasiswa di tengah tekanan akademik. Dengan demikian, praktik ini direkomendasikan sebagai strategi pencegahan dan intervensi dalam layanan konseling spiritual bagi mahasiswa.











