PENGARUH POLA ASUH OTORITER TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MURID KELAS X SMK NEGERI 2 LUBUKLINGGAU
DOI:
https://doi.org/10.53888/muhafadzah.v6i2.1075Kata Kunci:
pola asuh otoriter, motivasi belajarAbstrak
Pola asuh otoriter mengacu pada gaya pengasuhan yang menekankan pada ketaatan penuh anak terhadap perintah dan kehendak orang tua. Motivasi belajar dapat diartikan sebagai keseluruhan kekuatan psikologis yang muncul dari dalam diri siswa dan mendorong terjadinya kegiatan belajar. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pola asuh otoriter dengan motivasi belajar pada siswa kelas X jurusan Perhotelan di SMK Negeri 2 Lubuklinggau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif survei dengan populasi kelas X Perhotelan di SMK Negeri 2 Lubuklinggau yang berjumlah 102 siswa dan sampel 37 siswa dengan metode Purpossive Sampling. Pengumpulan data menggunakan skala likert 1-4. Teknik analisis data menggunakan SPSS versi 26. Berdasarkan r hasil atau person correlation sebesar 0,259 dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,122 menunjukan di interval korelasi lemah. Nilai F hitung sebesar 2,511 dan nilai signifikansi sebesar 0,122 karena nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 (0,122 > 0,05), maka hubungan tersebut tidak signifikan secara statistik. Hal ini menunjukkan bahwa pola asuh otoriter tidak berpengaruh secara signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Dengan demikian, H0 diterima dan Ha ditolak, yang berarti pola asuh otoriter bukan merupakan prediktor utama dalam menjelaskan perubahan tingkat motivasi belajar. Nilai koefisien determinasi (R Square) yang diperoleh sebesar 0,067 mengindikasikan bahwa pola asuh otoriter hanya memberikan kontribusi sebesar 6,7% terhadap motivasi belajar siswa. Sisanya, yaitu sebesar 93,3%, dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.











